Selasa, 22 Juli 2025

Analisis Data Digii ૮、、^、^、、ა

 Analisis Data Digital =͟͟͞͞

 

 A. RUANG LINGKUP ANALISIS DATA DIGITAL

1. Pengertian Analisis dan Data

  Menurut KBBI, analisis diartikan sebagai pemecahan masalah atau perincian suatu kesatuan menjadi bagian yang lebih kecil untuk dipelajari atau dikaji secara lebih terperinci. Analisis juga dapat diartikan sebagai proses memeriksa dan menafsirkan data atau informasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang suatu topik atau masalah.

       Dalam Digital Marketing analisis membantu perusahaan memahami perilaku dan preferensi pelanggan serta memantau kinerja kampanye pemasaran digital.

  Data diartikan sebagai sekumpulan keterangan ataupun fakta yang dibuat kata-kata, kalimat, simbol, angka, dan lainnya. Data didapatkan melalui proses pencarian dam pengamatan.

      Dengan itu analisis data digital adalah proses mengumpulkan, membersihkan, mengorganisasi dan menafsirkan data yang berasal dari sumber digital, seperti situs web, media sosial, perangkat mobille, sensor, dan platform online lainnya.

Data berasal dari beberapa sumber, yaitu:

a. Data website: data yang umumnya berupa data demografis yang mengidentifikasi pengunjung situs dan apa yang mereka lakukan di situs.

b. Data produk: data yang berisi informasi tentang kebiasaan pelanggan saat berinteraksi dengan produk anda.

c. Data Digital marketing: data dari campaign digital marketing yang berisi informasi mengenai calon pelanggan dalam bentuk data keyword dan data media sosial.

d. Data pelanggan internal: data yang biasanya digunakan untuk mencari tahu komplain pelanggan, perincian akun, serta histori transaksi.


2. Manfaat Analisis Data Digital Marketing

Analisis data digital marketing adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data terkait dengan aktivitas pemasaran digital. Adapun manfaat utama dari analisis data digital marketing, yaitu:

a. Meningkatkan pengetahuan pelanggan.

b. Mengoptimalkan kampanye.

c. Meningkatkan retensi pelanggan.

d. Mengefisienkan perbelanjaan pemasaran.

e. Memantau kinerja situs web.

f. Membuat keputusan atas dasar bukti.

g. Mengukur Return On Investment (ROI) kampanye.

h. Mengidentifikasi tren pasar.

i. Meningkatkan daya saing.

j. Mengurangi risiko.

k. Mempersonalisasi pengalaman pelanggan.

l. Mengukur sentimen pelanggan.


B. LANGKAH-LANGKAH MENGANALISIS DATA DALAM DIGITAL MARKETING.

1. Menetapkan Tujuan

2. Menentukan Jenis Data

3. Mengumpulkan Data: kumpulkan data dari berbagai sumber, baik office maupun online, seperti situs web perusahaan, Google analytics, platform media sosial, video, iklan online, rekaman suara, kampanye e-mail,  sistem manajemen hubungan pelanggan, dan sebagainya.

4. Membersihkan Data: bersihkan data dari anomali (outlier) adalah data yang menyimpang terlalu jauh atau ekstrem, duplikat (data ganda), atau data tidak relevan (noise). 

5. Menganalisis Data, Adapun teknik yang digunakan dalam analisis data: 

a. Descriptive analytics: bertujuan mendeskripsikan dan melihat kesimpulan dari data yang dimiliki.

b. Diagnostic analytics: bertujuan mencari tahu penyebab terjadi suatu hal.

c. Predective analytics: bertujuan menggunakan data yang dikumpulkan dari masa lalu untuk memprediksi yang akan terjadi.

d. Prescriptive analytics: bertujuan merekomendasikak tindakan tertentu berdasarkan data yang ada.

Sementara itu, berdasarkan bentuknya, jenis-jenis analisis data dalam tahapan analisis data adalah sebagai berikut.

a. Analisis deskriptif: melibatkan pengumpulan dan pengajian data untuk menjelaskan atau menggambarkan karakteristik pengunjung situs web, pelanggan, atau data lainnya.

b. Analisis segmentasi: data dibagi ke dalam segmen atau kelompok berdasarkan karakteristik tertentu, seperti demografi, kelompok pembelian, atau lokasi geografis.

c. Analisis kohort: Melibatkan pengelompokan pelanggan atau pengguna berdasarkan periode waktu tertentu.

d. Analisis retensi pelanggan dan tingkat konversi.

e. Analisis sentimen: Melibatkan pemantauan dan analisis opini, perasaan, atau sentimen pengguna di media sosial terkait merek, produk, atau kampanye.

f. Analisis churn rate: digunakan untuk mengukur seberapa cepat pelanggan meninggalkan layanan atau produk.

g. Analisis perilaku pengguna di situs web.

h. Analisis kampanye e-mail.

i. Analisis SEO (Search Engine Optimization).

j. Analisis uji A/B (A/B testing).

k.  Analisis Lifetime Value (LTV).


Adapun berdasarkan jenisnya, yaitu:

a. Analisis Situasi (Situation analysis): proses memahami kondisi lingkungan internal dan eksternal perusahaan, termasuk masalah yang dihadapi dan peluang yang ada.

b. Analisis pasar (market analysis): proses memahami pasar yang dituju dan kebutuhan pelanggan yang ada dipasar tersebut.

c. Analisis pesaing (competitor analysis): proses mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang pesaing dalam industri yang sama dengan tujuan memahami kekuatan, kelemahan, strategi, dan taktik mereka.

d. Analisis pelanggan (customer analysis): proses memahami perilaku, preferensi, dan kebutuhan pelanggan potensial atau pelanggan lama (existing) dalam industri tertentu. 

e. Analisis media sosial: proses memantau dan menganalisis aktivitas yang terjadi di media sosial untuk memahami sejauh mana kampanye digital marketing anda berhasil.

6. Menyampaikan Hasil Analisis Data, analisis data akan menghasilkan temuan temuan- temuan baru atau insight. Insight biasanya disampaikan dalam bentuk presentasi, laporan, visualisasi, dan dashboard.

7. Menerapkan Hasil Analisis ke dalam Strategi Digitsl Marketing,  jika hasil analisis ke dalam strategi digital marketing anda.


Tujuan yang diharapkan dari analisis data:

a. Menentukan segmentasi pasar yang tepat

b. Meningkatkan target iklan

c. Meningkatkan personalisasi

d. Mengefisienkan pengeluaran

e. Meningkatkan penjualan

f. Mengidentifikasi tren pasar dan pesaing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Podcast ✩♬ ₊˚.🎧⋆☾⋆⁺₊✧

     Podcast yang kita kenal saat ini merupakan salah satu media yang banyak digunakan oleh orang untuk menceritakan sesuatu . Melalui podca...